Tips Menyewakan Apartemen Jakarta Selatan

4 Tips Menyewakan Apartemen

Saat ini, permintaan terhadap apartemen semakin meningkat, terutama di kota besar seperti Jakarta. Lokasi apartemen yang strategis serta tingginya harga rumah di pusat kota membuat banyak orang lebih memilih untuk menyewa apartemen. Jika tertarik untuk menyewakan apartemen yang Anda miliki, simak beberapa tips berikut.

Survei Harga Sewa
Sebelum menyewakan apartemen, pastikan Anda mengetahui harga sewa apartemen lain dengan fasilitas serupa. Kalau perlu, Anda cari tahu harga sewa apartemen di gedung yang sama dengan Anda. Tentukan harga yang bersaing, jangan terlalu rendah atau terlalu tinggi. Perhitungkan juga biaya rutin yang harus Anda keluarkan untuk apartemen itu. Jangan sampai harga sewa yang Anda tentukan justru tidak bisa menutup biaya rutin.

Deskripsikan Kelebihan Apartemen
Untuk menarik minat penyewa, Anda harus berbuat seperti agen marketing apartemen. Deskripsikan dengan detail fasilitas dan kelebihan apa saja yang ada di apartemen tersebut. Misalnya Anda berniat menyewakan unit apartemen Southgate Residence, jelaskan bahwa apartemen mewah yang berlokasi di pusat bisnis TB Simatupang ini memiliki 25 fasilitas premium serta berkonsep green living. Jelaskan juga bahwa apartemen yang dijual mulai Rp 1 miliaran ini letaknya dekat akses Tol Jorr dan Stasiun Tanjung Barat.

Pilih Media Beriklan
Temukan media beriklan yang menurut Anda sangat tepat, misalnya situs properti. Namun untuk membuat orang tertarik, lengkapi deskripsi dan informasi tentang keuntungan menyewa apartemen Anda dengan foto yang bagus. Jika Anda menyewakan Southgate Residence, Anda bisa memfoto ruangan semi-furnished secara lengkap. Jangan lupa, foto juga ruang terbuka hijau yang menjadi keunggulan apartemen premium tersebut. Saat ini, banyak orang mencari apartemen yang terlihat sejuk dan asri seperti Southgate Residence.

Buat Perjanjian yang Jelas
Sudah ada yang tertarik dengan apartemen Anda? Buatlah perjanjian mendetail yang menjamin hak serta kewajiban pemilik dan penyewa. Biasanya, perjanjian tersebut berisi harga yang harus dibayar, jumlah deposit yang harus diberikan, jangka waktu sewa, serta denda jika terlambat membayar atau merusak properti.